Untuk kedua kali bertemu dengan perempuan semacam ini dan ini yang lebih parah. Perempuan bermuka dua, dengan segala kepura-puraannya. Bahkan kalau dipikir ulang hampir seluruh perkataannya tidak dapat dipercaya. Perempuan yang memakai topeng tegar dan sok jago, namun berhati helokitty nan rapuh. Kebaikannya selama ini tertutup perlahan oleh kebusukan yang selama ini tertutup. Dia membuka satu-per-satu kebusukannya tanpa ia sadari. Menjadi orang yang berbeda di depanku dan menjadi pribadi berbeda di depan sahabatku. Seseorang yang kupikir kuat, seseorang yang kupikir sejalan, namun nyatanya tak semudah semua yang ada di otakku.
Dia perempuan yang berkepribadian ganda, mungkin. Meremehkan semua hal, semua orang, seakan dia adalah mampu segala-galanya. Tidak begitu susah memang untuk membuatnya membuka kedoknya sendiri, hanya membutuhkan pendekatan mendetail kurang dari setahun dan perlahan dia akan membuka semuanya sendiri.
Ternyata, masih ada orang yang seperti itu.
