Powered By Blogger

18.9.11

Aku

Kali ini aku akan bercerita sedikit tentang diriku sendiri :p
Aku manjadi anak semata wayang selama 7 tahun hingga pada umur 8 tahun aku memiliki seorang adik perempuan dan statusku berubah menjadi "kakak"
Aku tinggal bersama kedua orang tua dan nenekku, juga adikku setelah dia lahir.
Aku tumbuh menjadi anak yang manja, penakut dan lemah. Mungkin itu akibat selama 7 tahun apa yang aku minta terpenuhi dirumah. Suasana rumah yang tidak pernah kejam padaku kecuali almarhum nenekku yang selalu membuatku marah tiap harinya. Beliau begitu menyayangiku hingga tidak mengizinkanku untuk bermain dengan sembarang teman, selalu menyuruhku makan setiap waktu dan aku selalu membentak beliau. Selalu ada pertengkaran di tiap hari karena permasalahan "makan". Hal tersebut membuatku tumbuh menjadi anak yang pemarah.
Berjalannya waktu, aku bersekolah disana-sini. Menemui beragam macam orang dengan berbagai sifat dan karakter. Perlahan aku belajar dari seseorang untuk menjadi egois. Kala ketika itu aku menemui orang yang sangat ceplas-ceplos dan tidak memikirkan perasaan orang lain. Banyak diantara mereka bahkan mencari kepentingan pribadi meskipun itu tidak menguntungkan orang lain. Akhirnya aku mengambil keputusan bahwa "Hanya aku yang dapat menyelamatkan hak ku sendiri. Mereka tidak menghargai orang lain jadi buat apa aku menghargai mereka. Mereka mencari kepuasan pribadi jadi aku juga tidak boleh lemah dengan hanya mengiyakan semuanya. Aku bukan kambing congek yang menuruti sesuatu yang tidak menguntungkanku. Dunia ini engga seramah keadaan rumah yang selalu jujur padaku dan mengutamakan aku, hanya aku yang dapat menolong diriku sendiri. Jadi aku harus segera bersikap sebelum mereka bisa seenaknya menganggapku bodoh"
Aku sempat belajar hidup dari cinta. Cinta monyet dimana saat ini aku sangat menyesal akan itu. Namun cinta monyet yang menjadi kebodohanku di masa lalu itu mengajarkanku bahwa "Cinta semakin dikejar semakin tak kau dapat. Terkadang akan banyak kau temui kebohongan terselip di dalamnya. Beragam pria kutemui dengan beragam karakter yang berbeda. Tidak semua pria yang menyatakan menyayangimu itu jujur. Lidah tak bertulang, persentase untuk berbohong sangatlah besar, apalagi hanya dengan mengandalkan kata cinta"
Aku belajar banyak dari masa kecil ku hingga saat ini, aku mencoba mengatur semuanya. Pura-pura diam padahal aku tahu apa isi hati mereka. Pura-pura diam namun perlahan menjauhi mereka yang aku tidak suka.Belajar untuk munafik? tidak ! tentu tidak. Aku hanya menjalankan semuanya dengan caraku sendiri. My Life My Rules. Tidak perlu banyak bicara untuk menggambarkan ketidak sukaan kepada seseorang. Just keep silent. Karena hanya aku yang paling mengenal diriku sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar